Belajar dari Ikan Salem


(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. (QS Ali Imran : 191)

Sesungguhnya semua ciptaan Allah yang ada di bumi ini memiliki fungsi dan makna masing-masing. Tidak ada ciptaan Allah yang sia-sia di muka bumi ini. Berbagai ciptaan tersebut ada yang menjadi pelajaran bagi manusia. Salah satu ciptaan Allah yang dapat kita jadikan sebagai bahan pelajaran dalam kehidupan ini adalah Ikan Salem. Kegigihannya dalam menghadapi berbagai tantangan, rintangan, ancaman dan hambatan dalam kehidupannya patut menjadi pelajaran bagi manusia. Setelah mereka mati pun Ikan Salem masih memiliki manfaat bagi generasi penerusnya. Makhluk hidup seperti Ikan Salem saja memiliki ketangguhan seperti itu, sungguh ironis jika manusia hidup tapi selalu berkeluh kesah dalam menghadapi rintangan dalam kehidupan, dan tanpa meninggalkan kesan dan manfaat bagi generasi penerusnya ketika manusia tersebut meninggal dunia.

Ikan salem adalah jenis ikan laut yang unik. Pada musim bertelur, ikan salem m akan berbondong-bondong kembali ke tempat asal ikan ini dilahirkan, di sungai jauh di atas dataran tinggi. Perjalanan ikan salem dari laut menuju hulu sungai memerlukan pengorbanan. Banyak rintangan, bahaya alam yang keras harus dihadapinya. Perjalanan ribuan kilometer, ombak besar, arus deras, batu karang yang tajam dan bahkan dengan melawan arus dilaluinya di laut. Memasuki sungai, ikan salem kembali menempuh arus deras, terkaman binatang pemangsa, bukit yang terjal, dan segala macam jerat manusia. Untuk mencapai tujuan di hulu sungai yang ada di tempat tinggi, ikan salem harus berjuang melompati jeram dan air terjun, atau bendungan yang tinggi. Ikan itu harus berenang dengan kecepatan 30 kilometer per jam agar mempunyai daya lompat setinggi tiga setengah meter!.

Semua rintangan dan bahaya tidak mengurungkan niat ikan salem untuk bertelur. Tubuh yang terluka akibat benturan bebatuan sungai tidak bisa membuat surut. Satu tujuan dilakukan untuk meneruskan generasi. Sesampai di hulu sungai, dalam keadaan lelah dan terluka, ikan salem mencari tempat terbaik bagi sarangnya, meletakkan telurnya dan akhirnya mati. Apakah selesai tugasnya?, apakah hanya demikian kisah hidup salem dewasa?. Apakah ribuan bangkai salem dewasa hanya akan mengotori sungai?. Ternyata tidak!. Allah SWT sang pencipta ternyata telah memberikan suatu pelajaran buat kita melalui ikan salem.

Dalam waktu yang singkat telur-telur itu menetas sebagai generasi penerus. Ikan salem kecil yang berjumlah jutaan itu adalah wujud harapan salem dewasa yang menjadi kenyataan. Dengan apa salem kecil ini hidup?, apa yang dimakannya hingga ia mendapat cukup tenaga, masuk ke laut dan menjadi ikan dewasa?. Ilmu pengetahuan mendapatkan bahwa begitu banyak kandungan karbon dan protein yang berasal dari bangkai salem dewasa yang mati, membusuk dan terurai ternyata telah menjadi sumber makanan yang berlimpah bagi salem kecil. Ada makna dari hidup salem dewasa yang tidak diketahuinya saat hidupnya berakhir, salem dewasa tidak tahu namun anak salem merasakannya.

2 Responses

  1. hello. i have trading conpany in iran.i need egg & food salmon ,my co name sanapad_co_ltd@yahoo.com

  2. assalamualaikum,,,,
    subhanalloh,,,,,,begitu sempurnanya Alloh menciptakan makhluknya dengan segala kekurangan dan kelebihan.kita seharusnya memang belajar dari ikan salem,yang pantang menyerah berjuang.

Leave a Reply