Catatan Sebuah Perjalanan.

Akhir Desember 2009 lalu, saya dan teman-teman berangkat ke Dieng, satu tempat wisata yang cukup menarik di Jawa Tengah. Obyek wisata ini terletak di wilayah kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara. Obyek wisata yang ada amat menarik, mulai dari telaga warna, telaga pengilon, gua semar, gua sumur, gua jaran, batu tulis/batu semar, kawah sikendang, dan sekelompok candi yang meliputi candi arjuna, candi dwarawati, candi gatotkaca,dan candi bima. Perjalanan dari Yogyakarta menuju Dieng kami lakukan melalui jalan pintas yang melewati candi Brorobudur dengan menggunakan salah satu jasa penyewaan mobil di Yogyakarta lengkap beserta supirnya.

Waktu tempuh kurang lebih 4 jam, pukul 7.00 kami berangkat dari Yogya dan sampai ke Dieng pada pukul 11.00. Ketika hendak berangkat, tidak ada seorang temanpun yang mau duduk di sebelah supir, dengan alasan ingin beristirahat karena mobil yang kami gunakan cukup besar yang mampu menampung 10 orang sementara yang ikut dalam perjalanan hanya 7 orang beserta supir. Akhirnya teman-teman menyuruh saya untuk duduk menjadi ‘pendamping’ sang Sopir.
Read more »

Cinta…

Cinta…
sebuah kata yang tak pernah habis-habisnya untuk dibicarakan. Tema-tema cinta begitu universal. Cinta, sebuah anugerah dari Tuhan yang menyebabkan dunia ini penuh dengan kedamaian, tetapi karena cinta jugalah dunia menjadi penuh dengan permusuhan. Cinta menyebabkan manusia hidup dalam kemuliaan, tapi atas nama cinta yang salah juga, manusia dapat terjerumus dalam lembah kenistaan.

Sejatinya cinta adalah gabungan antara rasa harap dan cemas. Ketika dua rasa itu berbaur menjadi satu, rasa cinta di dalam dada semakin menggelora. Cinta dalam konteks yang dibicarakan disini tidak hanya sebatas cinta pada lawan jenis, namun juga melingkupi pengertian cinta secara lebih luas dan mulia yaitu Cinta kepada Tuhan Semesta Alam penguasa bumi dan surga.
Read more »

Lesson From Life

Sebuah Cerita dari Seorang Teman…

Ada seorang anak dari teman, sudah setengah tahun lulus Wisuda, tidak pergi mencari kerja, pagi tidur sampai siang, malam pergi main internet sampai tengah malam. Belakangan ini meminta uang kepada orang tuanya, mau pergi ke Amerika menuntut ilmu lebih dalam lagi. Teman ini bertanya kepada saya, mesti tidaknya dia membiarkan dia pergi. Saya menatap rambut teman saya yang banyak putihnya dalam dalam & berkata: “Jika kamu berniat agar anak kamu baik nantinya, biarkan dia pergi, tapi jangan kasih dia uang”. Saya terpikir cerita keponakan saya. Dia adalah warga Amerika, dari kecil selalu berpikir mau jadi pengembara, ingin berkelana melihat lihat dunia luar, jadi ingin pergi berkeliling dunia, nanti setelah kembali mau melanjutkan sekolah di Universitas. Biarpun ayahnya seorang dokter, ekonomi keluarga memungkinkan, tetapi ayah ibunya tidak memberinya uang dan dia juga tidak memintanya dari mereka. Sesudah tamat SMA, maka dia segera pergi ke hutan Alaska untuk memotong kayu untuk menabung.

Karena di Alaska saat musim panas siang hari sangat panjang, matahari baru terbenam kira² tengah malam dan sebentar kemudian jam 3 subuh sudah terbit lagi. Jika dalam sehari dia bisa bekerja 16 jam, memotong kayu selama 1 musim, maka dia bisa menabung untuk keliling dunia selama 3 musim.

Maka setelah keliling dunia 2 tahun akhirnya kembali ke sekolah untuk meneruskan pelajaran di Universitas. Dan karena hal ini adalah dirinya sendiri yang memikirkan matang² & secara mendalam, maka jurusan pilihannya yang semestinya perlu 4 tahun untuk lulus, diselesaikannya dalam waktu 3 tahun. Setelah itu mulai mencari pekerjaan.
Karirnya cukup baik, bisa dibilang searah dengan arah angin, lancar naik terus sampai ke posisi Kepala Insinyur/ Manajer Teknik. Pada suatu saat dia bercerita kepada saya dan mengatakan hal di bawah ini yang mempengaruhinya seumur hidup.

Ketika dia bekerja paruh waktu di Alaska, pernah sekali dia dan temannya mendengar teriakan erangan serigala di atas gunung. Mereka sangat cemas dan mulai mencari cari, akhirnya menemukan seekor serigala betina terjerat jebakan dan sedang merintih kesakitan. Terus dia memperhatikan alat jebakan besi yang unik dan tahu bahwa itu adalah milik seorang Pak Tua.
Read more »

Life is A Bright Skies

bright_sky
Life is like a bright sky;
and clouds represent instances of unhappy times.
Sometimes the clouds are so dark;
It’s hard to remember the sun still shines.
Be patient. The light will return.
It’s just waiting for an opportunity to peek through.
(Unknown)

14 Agustus 2009

www.arifperdana.co.nr
Life Learner – Motivational & Inspirational Stories

Bianglala

bianglala
Terlalu banyak orang yang memandang indah bianglala dan berusaha untuk mencapainya diujung kaki langit,
tetapi seringkali juga mereka lupa bahwa bianglala muncul didahului oleh hujan dan badai dan untuk mencapainya diperlukan perjalanan yang amat melelahkan melintas hutan rimba, padang gersang, bukit terjal dan samudera luas.
Bianglala sesungguhnya hanyalah menjadi keindahan yang semu yang tak pernah akan kita capai di ujung kaki langit manapun ketika jiwa, mata dan fikiran kita sendiri tidak pernah bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikanNya.

Hidup sesungguhnya bukanlah bagaimana menunggu bianglala tiba dan mengejarnya, tetapi adalah berusaha untuk menikmati dan mensyukuri berbagai pernak-pernik yang ditemui dalam episode hujan dan badai, rintangan hutan, bukit dan samudera.

13 Agustus 2009

www.arifperdana.co.nr
Life Learner – Motivational & Inspirational Stories

Spektrum Perjalanan Panjang

Jalan

Hidup ini adalah sebuah spektrum perjalanan yang panjang. Hidup di dunia ini diawali dengan kelahiran dan diakhiri dengan kematian. Terminal akhir dari kehidupan adalah untuk bertemu dengan Tuhan di syurga-Nya (unknown)

12 Agustus 2009

Taman Bunga dan Pelangi

Mengapa taman bunga dan pelangi terlihat indah ?
Karena mereka tersusun dalam beraneka ragam warna yang saling bersatu memancarkan cahaya keindahan,
begitu juga dengan kehidupan, kita akan selalu menjumpai beragam warna tersebut yang berasal dari orang-orang yang menyenangi ataupun membenci diri kita. Seni dan keindahan hidup akan tercipta dari orang-orang tersebut.
Tugas kita adalah untuk mengelola keragaman tersebut sehingga hidup kita menjadi lebih berwarna dan mencerahkan.
Orang yang menyenangi dan membenci kita adalah sumber motivasi yang amat berharga bagi kehidupan kita…

11 Agustus 2009

Menjadi Sosok Berwatak Genghis Khan

Genghis Khan
“Selalu ada Kebaikan dalam Setiap Ciptaan Tuhan”.

***
Apa yang terbayang dalam benak anda ketika mendengar nama Genghis Khan ? sebagian besar mungkin akan menjawab dengan kata yang hampir mirip dengan namanya yaitu Genghis = Bengis. Sejarah mencatat panglima perang besar ini telah menumpahkan darah dari jutaan manusia. Sebagian orang juga menganggap bahwa Sang Kaisar adalah reinkarnasi dari iblis yang berwatak manusia brutal dan barbar. Kalau memang demikian apa yang dapat dicontoh dari manusia kejam seperti itu ? Tidak pernah ada ciptaan Tuhan yang sia-sia meskipun hanya seekor nyamuk ataupun seorang Genghis Khan yang dianggap keji. Ada banyak pelajaran kebaikan yang dapat kita temukan dari setiap ciptaanNya. Sosok Genghis Khan memang penuh kontroversi, ada yang menganggapnya sebagai pahlawan, dan ada juga yang menganggapnya sebagai manusia yang kejam. Tulisan ini akan memberikan gambaran lain mengenai sosok Genghis Khan yang sesungguhnya memiliki watak yang mengagumkan. Saya akan sedikit berbagi mengenai kebaikan-kebaikan yang dapat kita pelajari dari sosok ini berdasarkan beberapa referensi diantaranya Film Dokumenter BBC The Life of Genghis Khan, Mongol, film karya Sergei Bodrov yang bercerita tentang kehidupan Genghis Khan dan meraih nominasi Film Berbahasa Asing Terbaik di Academy Award 2008, dan buku The Secret History of Mongols, sebuah buku terjemahan dari bahasa Mongolia terbitan RoutledgeCurzon Press tahun 2001 yang merujuk pada buku sumber asli yang kontroversial tentang Genghis Khan. Buku aslinya diperkirakan ditulis pada abad ke-13.

Sangat menarik untuk menelusuri kisah kehidupan sang Kaisar dari beberapa referensi tersebut. Kita dapat mengetahui bagaimana seorang buangan yang buta huruf mampu mempersatukan seluruh bangsa Mongolia, mengubah gerombolan-gerombolan berkuda bangsa tersebut menjadi mesin tempur yang kejam dan disiplin, membentuk pasukan dengan taktik revolusioner dan persenjataan jenius, dan memiliki kekuasaan kekaisaran yang terbentang meliputi hampir separuh daratan bumi dari Asia hingga Eropa Timur. Terlepas dari asumsi-asumsi yang buruk tentang bangsa Mongol, mari sejenak kita membuka wawasan kita untuk memahami pelajaran apa saja yang dapat kita temukan dari salah satu ciptaan Tuhan yang bernama Genghis Khan ini :
Read more »